BENTUK SEDIAAN OBAT 4
c. Pil
⮚ Merupakan sediaan solid yang bebentuk bulat dengan berat sekitar 100-500mg,
mengandung 1 atau lebih zat aktif.
⮚ Sediaan dengan berat kurang dari 100mg disebut granul dan berat lebih dari
500mg disebut boli ( untuk hewan ternak )
⮚ Sediaan pil masih banyak digunakan dalam obat tradisional yaitu jamu dan obat
herbal terstandar juga suplemen makanan.
⮚ Zat aktif biasanya dari simplisia tanaman yang telah dihaluskan atau berwujud
ekstrak.
d. Krim
⮚ Adalah sediaan setengan padat yang mengandung 1 atau lebih bahan obat terlarut
dalam bahan dasar yang sesuai.
⮚ Penggunaannya secara topical atau melalui kulit.
e. Emulsi
⮚ Adalah system 2 fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain
dalam bentuk tetesan kecil.
⮚ Syarat emulsi yang baik :
1. aman
2. efektif dan efisien sesuai tujuan terapi
3. merupakan disperse homogeny antara minyak dan air
4. stabil secara fisik maupun kimia dalam penyimpanan
5. memiliki viskositas yang normal sehingga mampu menjaga stabilitas dalam
penyimpanan dan dapat dituangkan dengan mudah
6. dikemas dalam kemasan yang mendukung penggunaan dan stabilitas obat
⮚ contohnya : scoots emulsion
f. Ekstrak
⮚ adalah sediaan pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat aktif dari simplisia
nabati atau hewani menggunakan pelarut yang sesuai, kemuadian pelarut
diuapkan dan massa serbuk yang tersisadiperlakukan sedemikian rupa sehingga
memenuhi syarat baku yang ditetapkan.
⮚ Ekstrak dapat dibuat menjadi sediaan tablet atau larutan
g. Gel/ Jelli
⮚ Adalah sediaan semi padat yang terdiri dari suspense yang dibuat dari partikel
anorganik yang kecil atau molekul organic yang besar, terpenetrasi oleh suatu
cairan
⮚ Digunakan secara topikal
h. Imunoserum
⮚ Adalah sediaan yang mengandung immunoglobulin khas yang diperoleh dari
serum hewan dengan pemurnian.
⮚ Digunakan untuk proses vaksinasi/imunisasi
i. Implan/Pelet
⮚ Adalah sediaan dengan massa padat steril berukuran kecil berisi obat dengan
kemurnian tinggi ( dengan atau tanpa eksipien ) ibuat dengan cara pengempaan
atau pencetakan.
⮚ Implant digunakan dengan cara disisipkan di dalam tubuh secara subcutan
dengan tujuan memperoleh pelepasan obat yang berkesinambungan dalam
jangka waktu lama.
⮚ Contohnya susuk KB
j. Infusa
⮚ Adalah sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air
pada suhu 90̊̊ selama 15menit
k. Inhalasi
⮚ Adalah sediaan obat atau larutan atau suspense yang terdiri atas 1 atau lebih
bahan obat yang diberikan melalui saluran napas atau hidung atau mulut untuk
memperoleh efek local atau sistemik.
l. Injeksi
⮚ Adalah sediaan steril untuk kegunaan parenteral yaitu di bawah atau menembus
kulit atau selaput lendir
m. Irigasi
⮚ Adalah larutan steril yang digunakan untuk mencuci atau membersihkan luka
terbuka atau rungga-rongga tubuh
⮚ Penggunaannya secara topikal
n. Pasta
⮚ Adalah sediaan semi padat yang mengandung 1 atau lebih bahan obat yang
ditujukan untuk pemakaian topikal
o. Plester
⮚ Adalah bahan yang digunakan untuk pemakaian luar terbuat dari bahan yang
dapat melekat di kulit dan menempel pada pembalut
p. Sediaan Obat Mata
1. salep mata, adalah salep steril yang digunakan pada mata
2. Larutan obat mata, adalah larutan steril bebas partikel asing merupakan sediaan
yang dibuat dan dikemas sedemikian rupa sehingga sesuai digunakan pada mata
q. serbuk
1. pulveres/serbuk terbagi, biasa diberikan dalam suatu resep racikan.
Adalah suatu sediaan padat yang berbentuk serbuk yang dikemas dalam beberapa
bungkus kertas perkamen dengan jumlah sesuai yang tertera pada resep dan
biasanya digunakan secara oral/melalui mulut.
2. pulvis/serbuk tak terbagi, merupakan sediaan serbuk yang biasanya
dimaksudkan untuk pemakaian luar dengancara ditaburkan ( pulvis
adspersorius=serbuk tabor )
Syarat serbuk tabor :
1. aman yaitu tidak iritatif, tidak alergenik, tidak komedogenik/acnegenik
2. homogeny
3. kering
4. halus( diayak dengan ayakan nomor 100 )
5. kering ( tidak lembab/basah )
6. melekat pada kulit dengan baik
r. solution/larutan
⮚ adalah sediaan cair yang mengandung 1 atau lebih zat kimia yang terlarut
1. larutan oral, adalah sediaan cair yang dimaksudkan untuk pemberian oral.
Contohnya syrup ( larutan oral yang mengandung sukrosa atau gula dalam
kadar tinggi), elixir ( larutan oral yang mengandung etanol sebagai
pelarutnya)
2. larutan topical, adalah sediaan cair yang dimaksudkan untuk penggunaan
topical pada kulit atau mukosa
3. larutan otik, adalah sediaan cair yang dimaksudkan untuk pemakaina dalam
telingan
4. larutan opthalmik, adalah sediaan cair yang digunakan pada mata
5. spirit, adalah larutan yang mengandung etanol atau hidroalkohol dari zat yang
mudah menguap, umumnya merupakan larutan tunggal atau campuran bahan
6. suspensi, adalah campuran dari zat cair dan zat padat yang larut dalamsebuah
zat cair. Contohnya Mylanta cair
7. tingtur, adalah larutan mengandung etanol atau hidroalkohol dibuat dari bahan
tumbuhan atau senyawa kimia.
s. suppositoria
⮚ adalah sediaan padat dalam berbagai bobot dan bentuk yang diberikan melalui
rectal, vaginal atau uretra, umumnya meleleh melunak atau melarut pada suhu
tubuh
⮚ contohnya Dulcolax suppositoria, untuk memperlancar BAB saat sembelit
⮚ Selain itu suppositoria biasa digunakan untuk terapi/obat wasir, keputihan, ISK (
infeksi saluran kencing)
Jadi secara umum bentuk sediaan obat dibagi menjadi :
1. Padat : tablet, kapsul, pil, implant, serbuk, plester, suppositoria
2. Cair : suspense, emulsi, imunoserum, irigasi, sirup, elixir, tingtur, larutan otik, larutan
opthalmik, larutan topical, spirit, injeksi, irigasi
3. Gas : inhalasi
4. Semi padat : pasta, salep, krim, gel, lotion ( urut dari kandungan zat padat terbanyak)
Komentar
Posting Komentar